h1

MarsEdit for Tumblr

August 29, 2011

Today Im trying this new software for blogging in My Mac. Frankly speaking I haven’t got anything better than windows live writter. however, let me try this software what this thing capable of by first, posting an image to through this blog client.IMG00017 20100222 1213

DAmm!!! I don’t know how to place this photo properly
IMG00040 20100224 1733

h1

Finally im back after years

April 30, 2011

 

Now im back to using this software again. windows life writer. lets try whats new in this new edition. first I will try to upload picture.

img_8999

and then try to upload video. (Well, im cancel it since it took longer that im expected. So better try to upload from youtube and use its embedded here)

Well, its quite easy compare to 3 years ago. many improvement made in this new life writer that packaged in name of windows essential. the looks now very similar with microsoft words, and better outline tools.

Heading 1

This is Heading 2

And this is heading 3

h1

Visit Batam : Dugem & Amoy… (Part 2)

October 5, 2008

 

048_thumb

Perhatian : Tidak ada sama sekali maksud tulisan ini bersifat diskriminatif atau SARA. Tapi ini merupakan hanya sebuah hiburan dan fakta yang dikumpulkan untuk dibagikan kepada teman2 saja hor.

Oke, Setelah anda mengetahui dan mendengar tentang City of the Damned A.K.A BATAM, akan lebih baik juga anda melihat daya tarik wisata lainnya selain diskotik dan pijat memijatnya yang terkenal.

Mungkin sudah banyak yang pernah mendengar kepanjangan dari BATAM seperti “Bila Anda Tiba Akan Menyesal” tapi dalam konteks ini, tanpa perlu tahu siapa yang menciptakan secara kreatif kepanjangan ini saya akan membahasnya dari sisi menarik lainnya pulau BATAM, yaitu “Bila Anda Tiba Amoy Melambai” heheh… Amoy sendiri menurut Wikipedia berarti Cewek, adik perempuan, gadis atau wanita yang berketurunan tionghoa.

Mengapa Amoy Batam? Karena Amoy2 dibatam ini cukup unik dan menarik bila dibandingkan dengan daerah lainnya seperti di jakarta misalnya. Amoy Batam yang kami maksudkan disini hor adalah mereka para amoy yang sudah cukup lama berdomisili di “City of the damned” a.k.a Batam. Baik yang lahir di Batam maupun mereka yang berasal dari pulau-pulau di sekitar Batam. Selain Singkawang (Kalimantan) Batam juga layak disebut sebagai kota amoy, semua ini dapat terlihat dengan jelas, Coba saja kamu jalan-jalan ke mall-mall, ke tempat makan Nagoya Hill ataupun tempat hiburan malam seperti diskotik, pasti kamu dapat menjumpai cukup banyak amoy disana.

Dan bila memang anda tertarik untuk mencari jodoh ataupun mengadu nasib di city of the damned ini, maka teruskan membaca tulisan ini agar tidak sampai terjadi  hal seperti “Bila Anda Tiba Amoy Menampar” lar…

Sejauh penglihatan saya pun sebagai penulis setelah berjam-jam menyusuri mal-mal dan tempat2 yang dinsyalir merupakan gudangnya amoy maka terlihat jelas sekali perbedaan yang mencolok dengan spesies lainnya yang kerap kita temui dijakarta. Baik dari dandanan mereka maupun gaya bicara serta selera. Ciri2 umum yang sering ditemui adalah Rambut lurus dengan ikal dibawah serta terkesan basah dan lepek. Dan yang paling membuat beda, walaupun secara wajah hanyalah sebatas rata2 saja, namun dalam sisi berpakaian… saya sangat jarang melihat ada Amoy yang berbaju lengkap berkeliaran di city of the Damned ini hihihi.. mari kita bahas lebih lanjut berdasarkan pengamatan lapangan maupun riset2 ilmiah tingkat lanjut yang saya lakukan.

Mengenal ciri-ciri Amoy Batam

Untuk mengetahui apakah seorang cewek itu amoy batam atau bukan cukup gampang Kamu dapat mengenal mereka melalui:

1.dandanan mereka

Dandanan amoy Batam lebih berkiblat pada Singapore, Taiwan, jepang ataupun Korea. Begitu pula tatanan rambut ada yang terlihat jingkrak seperti singa, ada pula yang lepek seperti bulu ayam dengan model kriting2 kecil di bagian bawahnya (jangan dibayangin nanti bingung).

Jadi Mulai dari cara berpakaian, make up, model rambut hingga aksesoris lainnya lebih kurang mereka akan terlihat seperti para cewek-cewek yang ada dalam serial Drama Taiwan, Dorama Jepang ataupun korea. Tapi sayang Batam masih belum ada Clinic untuk operasi plastik, so…. you know lar……

21batamgirls_thumb2 1_thumb2 

(Ini adalah photo sebenarnya di nagoya hill)

2.Bahasa & cara bicara

Untuk komunikasi sehari-hari sebagian besar para amoy Batam menggunakan bahasa Mandarin, Tiociu, atau hokkian, dengan gaya bicara “act cute” kecuali kalo lagi sms mereka lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia atau inggris lor. Tetapi walaupun melalui sms kita tetap saja dapat mengenal ciri-ciri mereka ler. Biasanya mereka akan membubuhi setiap sms mereka dengan tulisan lar, ler, lor, atau hor seperti yang coba saya sisipkan dari awal tulisan ini. (tulisan seterusnya saya tidak menggunakan sisipan ini lagi, capek….)

Tips Berkenalan dan ngedate dengan amoy Batam

Mungkin kamu berpikir kamu harus Sekeren Nicholas saputra atau setajir Tommy soeharto untuk dapat ngedate dengan amoy Batam, nggak men… nggak harus segitu kali.

Namun kamu harus tetap punya sedikit modal. Iya donk?! mau bercinta ya harus bermodal lah.. Modal apa? Nah dibawah ini kamu bakal dapat sedikit tips untuk berhasil ngedate dengan amoy Batam:

1.pakaian kamu

Jangan pernah sekali-kali membeli kaos oblong di outlet seperti Sport station, Levi’s atau Poinbreak. Itu hanya akan menghabiskan uang kamu mereka akan mengira kamu sedang mengenakan kain lap yang biasa digunakan Ibu kamu untuk mengelap meja. Sebaiknya beli baju yang bergambar tribal atau gambar-gambar naga. Akan lebih baik bila bentuknya adalah kaos tanpa lengan. Pria berkemeja berwarna pink dan kuning juga disukai amoy, tentunya disertai dengan gambar tribal dan naga itu tadi. Untuk celana cukup pilih yang banyak coraknya. Kalo kamu kesulitan untuk mencari baju-baju dan celana seperti itu kamu dapat mengunjungi toko Felic atau future men di Nagoya hill Batam. Ingat sekali lagi.. hanya yang bergambar NAGA atau TRIBAL, dan jangan bergambar tukul atau Garuda Pancasila akibatnya bisa fatal bila dilanggar!

Japanese_Dragon2_thumb Image143_thumb11

(Tata Cara Pakaian yang Benar, and YES I bought one!)

2.gaya rambut kamu

Beli gel rambut wet look yang tingkat “hold” nya paling tinggi, terus ambil gel tadi segenggam penuh usapkan kerambut kamu, kemudian tarik rambut kamu keatas sehingga terlihat seperti Landak cukuran, atau kalo kamu udah bosan dengan gaya rambut model landak/duren kamu dapat mencoba gaya rambut berantakan, semakin berantakan rambut kamu, kamu bakal semakin disukai amoy. Jangan lupa warnai juga rambut kamu dengan warna yang terang, seperti pirang atau cokelat.

3.aksesoris tambahan

Gunakan gelang tangan yang terbuat dari perak, emas akan lebih baik. panjangkan semua kuku tangan kamu, kenakan juga sendal converse dari kain yang menutupi hampir sebagian telapak kaki kamu. Kalau memungkinkan pasangan beberapa tato sementara bergambar naga dibagian lengan.

4.Mobil

Kamu bakal dapat nilai lebih apabila memiliki mobil tentunya.

Walau gak harus Roll Royce, bugatti veyron, Lamborghini atau Mercedes benz. Sekurang-kurangnya kamu harus punya mobil yang cukup memadai seperti Mitsubishi lancer 1997, dan supaya terlihat lebih keren lagi kamu harus menggantikan knalpot mobil kamu dengan knalpot racing. Tidak lupa pasang lampu kerlap-kerlip berwarna-warni di sekeliling body mobil kamu agar terlihat lebih nyentrik. Jangan pernah sekali-kali menggunakan mobil jelek seperti mazda 323 – 1997 untuk menjemput amoy, apalagi yang tape mobil nya dicolong terus kamu ganti pake handphone sebagai pemutar musik. Amit amit deh…. nggak banget, malah yang bakal kamu dapat hanya berupa kata-kata sindiran seperti "duh ni mobil sempit banget ler, mo nyandar aja susah" atau "duh gak bisa julurin kaki nih" atau " aduh kok gua harus berada didalam mobil jelek seperti ini hor?" so ingat! jangan pernah ok?!

Image156_thumb

(jangan pernah memakai mobil "nggak banget" seperti ini untuk menjemput amoy)

Karena apa? mobil anda juga akan memerankan peran yang sangat penting pada akhrinya yang akan memberikan anda ciri2 terakhir apakah Amoy anda memang sudah jatuh cinta kepada mobil anda… dan anda jg tentunya sebagai bonus untuk mereka, seperti yang anda dapat lihat dan pelajari dari kisah sukses dibawah ini.

isby_thumb2

(si doi akan selalu meminta foto disamping mobil anda)

Ok sekarang kamu sudah cukup memenuhi syarat dimata para amoy batam, segeralah berkenalan dengan mereka, ingat! gunakan nama "Abeng" setiap kali kamu berkenalan dengan mereka, nama itu akan membuat kamu terdengar semakin sexy ditelinga mereka, setelah itu ajaklah mereka makan malam berdua di foodcourt. Cukup 1 nasi goreng dan 1 jeruk manis.. rasakan khasiatnya. Selamat mencoba!

h1

Visit Batam: Dugem & Amoy.. (Part 1)

October 5, 2008

 

 barelanghighwaybgalleryfull_thumb 2823814barelang_bridge_misPulau_Bata

(Jembatan Barelang, Simbol Pulau Batam)

Mungkin sudah banyak literatur2 yang membahas mengenai Batam dari sisi pariwisata, atau barang-barang elektronik dan mobil yang katanya murah namun nyatanya lebih mahal. Selain itu, mencari makanan enak di batam hanya akan berujung pada sakit hati semata. Belum lagi living cost yang 2-3 kali lipat dibandingkan jakarta. Bayangkan, untuk dapat menikmati enaknya 1 ikat brokoli saja saya harus tebus dengan harga sekitar 6,5 SGD! yang padahal di jakarta dapat dibeli dengan harga tidak lebih dari 10.000 rupiah. Batam merupakan suatu pulau yang pada awalnya merupakan base PERTAMINA. Dan dibangun untuk tujuan bisnis dan transit semata.. bukan untuk ditinggali. Ini adalah kota yang berkontur perbukitan dan bertanah bauksit. Jadi memang sulit untuk mencari petani disini dibanding lonteh.

Lalu apa yang murah dan berkembang pesat di batam? sudah menjadi obrolan umum kalau Batam itu pusatnya judi dan dugem. Disini yang berkembang adalah bisnis syahwat dan stamina. Sangat mudah untuk menemukan tempat dugem dan Massage parlor disini. Sebut saja bilangan Nagoya dan Penguin. Disitu bertebaran segala macam tempat hiburan dan pijat. Dibatam tidak ada kata jauh, karena kota ini hanyalah seukuran tidak lebih dari bogor. Dan orang2 disini tidak mengenal kata macet. Jadi kalau anda suatu saat bertanya pada orang dibatam.

“Pak jalan kesana MACET ngga?”, maka mereka akan diam sejenak sambil kembali bertanya:

“MACAT apaan yah? Ohh, ngga… aman kok.. disini tidak ada MACAT TUTUL..”

Memang benar, salah satu kelebihan batam disini tidak ada yang namanya macet seperti halnya jakarta (…walaupun macat tutul jg kaga ada sih).

Nah, Bila anda baru berkunjung ke Batam, Tips dari saya untuk anda yang ingin menikmati batam, menginaplah di hotel2 yang murah meriah seperti seperti ditunjukkan dalam peta. Hotel yang berdiri tepat ditengah pusat keriangan antara Jodoh dan Nagoya. Jadi anda berada tepat di tengah kota City of the damned ini. Jadi mau dugem kemana pun dekat.

 

locmap_zoom_thumb 

692459179_48a92e99a1_thumb 669750618_3aef2d3b31_thumb

(Nagoya dan Jodoh Pagi hari. Hypermart di Nagoya Hill, tempat belanja Favorit)

sculpture_thumb

(Pose2 patung seperti ini banyak di jumpai di berbagai sudut batam hehehe…)

 

PART 1 DUGEM

 

outside_thumb1

Dugem atau yang merupakan singkatan dari “DUnia GEMerlap”, tak terdengar asing lagi saya rasa bagi para penghuni Jakarta yang memang selalu haus akan hiburan malam. Apalagi kawula muda jaman 91 an seperti saya yang dari SMP saja sudah doyan maen sepatu roda di Lipstik Blok M. Namun ada baiknya bila saya merefresh kembali apa itu Dugem. Karena menurut pengamatan saya masih banyak orang2 yang belum paham tata cara menggunakan kata dugem yang baik dan benar di pergaulan sehari2. Untuk lebih jelas baca saja contoh percakapan antara si Monyet dan si Bapet dibawah ini :

Monyet : Pet.., mana si Njing?

Bapet : Gak tau Nyet, tadi sih bilangnya mau Dugem kali…

Nah, ini adalah tata bicara yang benar menurut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan. Tapi kalau kata DUGEM tadi kita panjangkan maka kata-kata si Bapet akan terdengar aneh.

Kampret : Gak tau Nyet, tadi sih mau Dunia Gemerlap…..

Risih bukan terdengarnya?  Tapi baiklah saya tidak akan terlalu dalam membahas terminologi maupun Tata krama kaga penting ini terlalu banyak.

Sekarang bagi yang memang masih belum agak paham clubbing atau Dugem, maka anda dapat bereksperimen dimalam hari untuk memasuki setiap gedung yang banyak muda-muda berkerumun didepannya serta ada 1 orang satpam dan 2 orang kasir yang bertugas untuk menjual tiket masuk. Bila saat anda masuk didalamanya dan anda temukan sebuah bola kelap-kelip di langit2 disertai oleh dentuman musik hingar bingar lalu melihat ada beberapa cowok yang saling berciuman, berarti anda sudah benar menemukan tempat Dugem itu walaupun di club yang salah. Semoga intelegensi anda sudah cukup paham sampai disini.

Nah, soal Dugem ini, masyarakat Batam juga gak mau ketinggalan. Bahkan dapat dibilang club2 malam disini adalah penghasilan utama kota Batam.

Yah! Batam memang memiliki tempat clubbing walau tidak seasyik dan seramai Jakarta. Tapi lagi-lagi kali ini kita bukan sedang ingin membahas tetang dimana lokasi clubbing, biaya yang harus dikeluarkan untuk clubbing, atau nunjukin tempat buat kamu mencium sesama jenis di Batam. Yang akan saya bahas kali ini adalah beberapa tipe clubbers (orang-orang yang lagi mencari hiburan di club) yang dapat kamu jumpai di Club Batam. Karena hal ini sangat berguna bagi anda yang baru pertama kali di Batam untuk perlu membawa diri dengan sebaik-baiknya. Tahu dimana posisi anda berada dan dikasta mana tempat anda berada di dunia gemerlap batam.

bar_thumb 2245145731_73ddbd1fa9  pool_thumb1

Seperti yang anda dapat lihat pada foto diatas, berikut adalah macam2 spesies yang perlu anda ketahui selama di Batam malam hari. Secara garis besarnya, Species-species Clubbers terbagi menjadi berbagai Kasta-Kasta sebagai berikut:

1. Spesies VIP

Species ini adalah orang yang paling dihormati di dalam Club, biasanya adalah owner club itu sendiri atau keluarganya. Bisa juga clubber-clubber tajir yang sudah ngabisin ratusan juta untuk clubbing dan sudah cukup kenal dengan owner club tsb.

2. Spesies Ketua

Species ini cukup banyak ngabisin duit untuk clubbing tapi tidak kenal dengan owner club. Biasanya bawa cukup banyak teman dan semua biaya ditanggung oleh dia sendiri. Cukup sering kelihatan berada diclub dan kenal dengan beberapa waitress.

3. Spesies PR (public relations)

Species ini biasanya sering terlihat sok asyik, unggul dalam menggalang massa untuk dateng Dugem rame2 dan kadang bersikap kalo dia benar-benar adalah PR yang sudah biasa dengan keadaan di club tsb. Biasanya temannya lebih dari satu group dengan meja yang berlainan, spesies ini akan mondar mandir dari satu meja ke meja lainnya untuk terlihat asyik di mata teman-temannya, tetapi malah lebih terlihat sok sibuk dan aneh. Ini dilakukan biasanya demi mendapat.. Minum gratis!

4. Sok Cool

Species ini biasanya hanya duduk atau berdiri diam dengan tangan dilipat didepan dada atau dimasukkan kekantong celana. Gerakannya hanya sebatas hentakan telapak kaki depan di lantai mengikuti hentakan musik. Kurang jelas apa maksud dari species ini untuk berada di club. Namun penampakan dari spesies ini semakin sering terlihat di saat tanggal tua.

5. “Teman setia”

Species ini biasanya terlihat didepan tempat jual tiket masuk, bisa sendirian bisa juga berkelompok, kadang- kadang terlihat sedang menelepon atau Sms-an, dan sekali-kali melihat jam dengan wajah resah, terlihat jelas kalo species ini sedang menunggu temannya. Tetapi menunggu teman bukan karena solidaritasnya yang tinggi melainkan menunggu untuk dibayarin masuk. Biasanya orang yang ditunggu Si “teman setia” adalah Si “ketua” dan Si “VIP”

6. Pak He

Alias Paket hemat, biasanya species ini minum, nginex atau nyimeng dulu diluar, kalo udah “High” Baru masuk ke club. Jadinya tinggal minum dikit atau tidak perlu minum sama sekali di dalam, karena minuman didalam club biasanya lebih mahal. Atau sering kali jg mereka membawa bekal sendiri seperti air minum gelas yang diselipkan didalam baju sebagai langkah lanjut pengiritan, setelah itu mereka tinggal dancing di dance floor.

Nah membahas sedikit masalah tempat clubbing atau dugem, mengunjungi tempat hiburan malam di City of the damned ini relatif lah mudah. Sebut saja kepada tukang taksi yang mengantar anda nama2 tempat seperti GG, NoNaMe, Tampico, dan Peak, Pasific atau planet. Pasti dengan senang hati mereka akan menawarkan “teman” joget kalau anda mau. Tapi saya sarankan.. jangan pernah main lonteh di city of the damned ini. Selain bahaya AIDS yang suka merajalela dipulau ini, juga kualitas2 para lontehnya yang menurut saya tidak lebih dari KW3 Jakarta.

Dan perlu saya tekankan sekali lagi. Bagaimanapun, Batam bukanlah Ibukota yang mana sering kita temui para artis ibukota yang ikut indehoy ber dugem ria di lantai diskotik. Ini adalah city of the damned, jangan harapkan anda akan menemui artis2 ibukota seperti bayangan anda dijakarta, atau DJ2 cantik nan ganteng yang mampu membawa anda larut dalam suasan dentuman music di lantai disko. Jadi rendahkan dulu ekspektasi anda untuk dapat bertemu artis2 cantik didalam diskotek. ini perlu saya kemukakan agar anda tidak kaget2 banget dengan kejutan2 kecil yang akan anda temui selama di city of the damned ini. Mengambil suatu sisi kenyataan yang saya temui, DJ nya pun seperti ini…

dj_thumb

(Buat ilffill joget kaga sehh looo..?!)

Kejutan lain adalah kami jg menemukan banyaknya wajah-wajah oriental yang nongkrong disana, tentu saja para abeng-abeng dan a-lien-a-lien. Jangan harapkan wajah nan berseri anak2 tarki atau anak2 trisakti yang liar dan binal menghiasi lantai2 disko. karena selama saya mengunjungi berbagai tempat dugem di city of the damned ini, hanya wajah-wajah ABG oriental seperti ini yang kerap dapat kita temui di club,

springbreaknightclubcopy_thumb

(Ohhh… aren’t they cutee guysss….??)

h1

Something To Remember…

October 5, 2008

 

41ac8e6d392774d7cb170f86fb3f5d456_th

 

Hello all…

By the time you reading this, I’m already in BATAM. Starting my first journey with my family.. the first time ever in my life i moved out permanently very far far away from Jakarta . However, now I want to share my wonderful experiences in this my new company and in this new island, Batam.

After I moved from PSN, I work with this French company in Batam. And these 3 month was the hardest 3 months ever. Many things that did not happen as I imagine before. Several things to say as with my current jobs. This company has a plenty of reporting which got to be made every end of the month, not to mention another costing request from France, Hongkong and singapore. Which make me even so hard just to breath freely. And many day in 1 week that I had to work until midnight. Because the deadline in this company truly means “Death Line”. Well, that just a short cover story of my new job now.

And now, here I am.. in a lovely afternoon on Iedul Fitri day and my Birthday also, the day where we should be gather together with our wife, Kids, family and Friends celebrating this day together, eating Ketupat, opor Ayam and Sambal Ati, and yet here i am alone in Batam. Sitting on the couch in one of the coffee shop at Megamall Batam Centre, accompanied only by my heavy company’s laptop and writing a blog.. because of my “Acting like A Bos” denied my compulsory leave just for the sake of the end month book closing duty that cannot be wait for any reason and got to run by my self. One of the task that I think it is has a little or no value added to my present job. So I had to give up.. I’d given up and put away my dream to be able to gather with my wife and kids in Jakarta, in order to keep put a food on the table for my family. What a BLOODY CONTROLLER WHAT IS MORE IMPORTANT THAN YOUR FAMILY, YOU STUPID JERK?!@

I often heard, the higher you’re then the stronger the wind. But is this a life i wanted for? despite of my good damn paycheck? How I determine the “balance” it self? Many times after I’ve stayed in Batam for almost 3 “bored and sweaty” month, deep inside my heart I often asked my self “What will my life would be if I get this amount of salary in Jakarta. Would my heart be unhappy either? But one thing for sure, I’m still waiting that there would be one moment someday that makes my mind clear to me and release my open heart to knew that someday, when I look back to the this present day as its in the past, these all happen to me just for the best. And God intended to “prepare” me to be ready for my next bigger journey somewhere, someday.

And there’s nothing that I can do for now accept to appreciate the happiness of the present and the mystery of tomorrow. Yes, perhaps this journey is not as easy and fun as I though. No Internet allowed, no silly act and yet laughing people during office hours, No flexible working hours, no best friends to sharing with and No time to seat in my respective wooden chair with my lovely wife and see the sunset together over my home and watching my kids playing in the garden like we used to be, when so many office’s “death line” fulfill my hand. God.. is this a cemetery or what?!

In short, I almost reaching an end to something I believed about everything I’ve envisioned before as I moved to this company, and to this bloody island either. YES they paid well.. very well I think so far and not to mention living cost reimbursement and 3-4times bonus every year. But are those compensations are worth to the stress I gain? Are those plenty money can be replaced my disappearing valuable time with my growing kids? at this point my heart and brain collide each other. This is a time when I feel I can’t wait to reach my end point of this time journey. There’s never.. never I ever feel so separated like this from my family before. Deep inside my heart I cried every time I give my paycheck to my wife. Only her smile and sound of exciting voice from my kids for his new expensive toys which make me to stand still until to day. And every time I look back to yesterday I apt to discounted all of those days in a week as a waste because of those bloody reports my hand. I used to dream isn’t it be good to work in truly International company, used to be love costing and design reporting.. but with these hundred type of reports and death lines.. IT AIN’T FUN NO MORE!

People like to say that we have to embrace and love our journey. Even the journey seem didn’t lead to as what we thought it should be. Well it does sound easy to talk but hard to do for me now.

Even I wrote this blog with a better understanding. After all of the life lesson I’ve learned, there are a reason for everything. For every curve in our road journey, for every climb up hills and for every moment we spent in the dark valley of our life, and for every sacrifices we give. I’m not gonna sad to know that the greatest prize in this journey doesn’t await me at the end, because the greatest prize was the journey it self. Its not about the earning, its not about me achieving a highest carrier in this company nor what I perceive as a goal is not what it turns out to be. But Its all about the lesson I learned and experienced along the journey. And no matter how was it at the end…  this journey become a something that is worth to remember someday… even it taste bit a bitter at the beginning, but eventually at the end every fruit of patient would be taste so sweet. But still, those understanding isn’t easily applied at this moment. I’m just a man anyway Who has a feeling up side down, has a limitation and weakness. And here I am in the middle of the journey, alive. And perhaps I would understand one more time as I look at the rearview mirror someday in advance by reading this later.

Well at least for now i put it simple in my mind, I should be happy to have a “challenging and yet deadly” job with a good damn salary if I compare with another 15 Million people in Indonesia who still struggle to have a job. And at least at one point its relieving me that I’m not underpaid. Then I start to see from a different perspective. I’ve got to find another aspect in this journey, in this island which might I like as an attraction from the stress.

So My next writing in this blog would be all my wonderful journey in this island called.. Batam, “City of The Damned”.

h1

Glad To Be Back..!

June 22, 2008

 

Akhirnya…. setelah beberapa lama hunting laptop… maka pilihan saya pun akhirnya jatuh ke windows operating system… again! cause what? because if i buy a mac now… there would be a new series of macbook at the end of this year! grgrgrgrg….. jadi terpaksa deh membeli laptop berbasis windows dulu.

Laptop yang saya beli ini berkonfigurasi lumayan bagus, layar 12 inchi wide, VGA ATI radeon 128 MB, HD 160 GB, serta perlengkapan lainnya seperti 5-1 card reader (yang sayangnya ngga bisa kedetect di VISTA!) lalu jg WIFI dan bluetooth sebagai standartnya…. ohh, tidak lupa… Windows VISTA BUSINESS…. and YES! ITS GENUINE!! BAH! (I hate windows genuine.. aneh getho lohh rasanya make windows genuine… kalo pake MACOX mah udah biasa genuine… hehehhe)

Berikut adalah Laptop saya (yang terbaru, dan.. berbasis windows!agrgargagrar! bisa gw ubah ke MACOX gw ubah deh!)

 

Presario_B1973TU-500 Presario B1973TU

If high-portability is something you require of a notebook, then the Compaq Presario B1973TU will suit your needs well. Indeed, it’s a lightweight notebook (1.9kg without its power supply) with a 12.1in screen, yet it has a built in optical drive. The B1973TU has 1GB of DDR2 RAM, which is a fair offering. As a business machine running Windows Vista Business edition, it’s no surprise that it uses a basic ATI 200M graphics chip, which is fine for everyday applications. A 160GB hard drive is installed and the optical drive is a DVD re-writer with dual-layer support.

Audio & Speakers
Number of speakers: 2
Audio Type: Stereo

Display
Display Technology: WXGA High Definition BrightView
Screen size: 12.1 in
Screen Resolution: 1280×800

General
Length (mm): 224
Width (mm): 287
Height (mm): 28-34
Warranty (Months): 12
Weight (kg): 1.79

Graphics Card
Graphics Processor: ATI Radeon Xpress 200M

Hard Drive
Storage capacity: 160 GB
RPM: 5400

Input Devices
Input Devices: Touchpad, Keyboard

Media
Supported Memory Media: Memory Stick PRO, Memory Stick, Secure Digital (SD), Multimedia Card (MMC)
Playable Discs: CD-RW / DVD-ROM combo , DVD+/-RW

Memory
Installed memory (RAM): 1024 MB
RAM Type: DDR
L2 Cache Memory: 2MB

Motherboard
Bus Speed: 533 MHz

Multimedia Features
Modem: Yes

Optical Drives
Supported Media: CD-RW / DVD-ROM combo , DVD+/-RW

PC Expansion Slots
Expansion Slots: ExpressCard/54, ExpressCard/34

Power Options
Power Supply: AC Power, Battery
Battery Type: Rechargeable – (Li-Ion)

Processor
Processor: Core Duo T2350
Processor Speed: 1.86 Ghz

Software
Operating Systems: Genuine Microsoft Windows Vista Business

Wired Connections
Wired Terminals / Ports: SPDIF Input, VGA, Headphone Jack, Microphone Jack , RJ11 Phone Jack, RJ45, S-Video Output, TV-Out, USB 2.0
Network Protocols Supported: Ethernet

Wireless Connections
Wireless technology supported: WLAN 802.11 b/g, Wireless 802.11a , Wireless 802.11b, Wireless 802.11g

Price

USD $2,199… saja kok huahuahaha…

Hands on Experience :

LAPTOP PALING LAMBAT YANG GW PERNAH PUNYA!!! APA SEGINI DOANK NEEHHHH LAPTOP BASIS PC? UDAH MAHAL!! LAMBAT!!! GENUINE PULA LAGI WINDOWSNYA!! BAH!!!

h1

Gejala Hancurnya Perkawinan

March 25, 2008

Barbara De Angelis, seorang pakar dalam hubungan dan komunikasi, mengatakan bahwa karakter seseorang yang buruklah yang menjadi faktor utama terbentuknya keretakan hubungan dalam rumah tangga.

Keengganan untuk melakukan introspeksi secara dini menyebabkan menumpuknya permasalahan yang lambat laun membentuk bom waktu yang dapat meledak setiap saat. Akhirnya, perceraianlah yang sering menjadi pilihan.

Ada beberapa cara mengukur tahap perkawinan diambang kehancuran, tolak ukur ini merupakan ciri awal memasuki episode menuju ke titik nol, saat dimana mimpi buruk mulai menjadi nyata.

Tidak nyaman ketika berdua dan tidak betah dirumah. Setiap pasangan mempunyai acara sendiri yang menghabiskan banyak waktu di luar rumah, akibatnya pertemuan-pertemuan dengan sesama anggota keluarga menjadi minim. Hal ini terus berlanjut hingga hilangnya kebiasaan kumpul keluarga.

Ketika konflik rumah tangga terjadi, setiap orang berusaha menciptakan alasan tertentu untuk menghindari pertemuan keluarga. Pasangan ini biasanya menganggap konflik tersebut dapat menjadi baik dengan sendirinya. Sikap yang acuh tersebut mengambarkan bentuk yang kurang peduli akan hubungan itu sendiri. Ego dan ingin menang sendiri juga membuat pasangan enggan untuk memulai membicarakan masalah tersebut.

Semakin kurangnya komunikasi diantara pasangan. Berkurangnya waktu yang dimiliki oleh keluarga otomatis akan membuat berkurangnya komunikasi. Pada tahap buruk, timbulnya keengganan untuk saling memulai berbicara, permasalahan yang muncul kerap menjadi tabu untuk dibahas oleh kedua belah pihak. Akibatnya setiap pasangan saling berdiam dan menjaga jarak dan semakin kaku.

Keengganan untuk menyelesaikan masalah berakibat pada menumpuknya permasalahan keluarga. Hal-hal sepele pun dapat menjadi pertengkaran yang hebat. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah sebelumnya yang belum terselesaikan. Setiap pasangan saling menyalahkan dan enggan untuk memaafkan kesalahan pasangannya.

Pudarnya romantisme dalam keluarga. Romantisme merupakan hal yang penting dalam hubungan cinta-kasih setiap pasangan yang menikah. Buruknya tahap ini dimulai ketika pasangan enggan untuk berbicara setelah selesai berhubungan intim. Pasangan langsung membalikkan badan, membelakangi pasangannya lalu tidur. Komunikasi yang dilakukan oleh pasangan bercinta selesai berhubungan intim akan meningkatkan romantisme dan kualitas dari hubungan tersebut. Hilangnya romantisme juga ditandai dengan berkurangnya aktivitas keluarga yang biasanya sering dilakukan secara bersama-sama.

Menurunnya frekuensi dan intensitas bercinta pada pasangan menikah secara drastis. Menunjukkan berkurangnya aktivitas yang menyangkut pemuasan kebutuhan seksual setiap pasangan.

Setiap pasangan mulai menghibur diri mereka dengan cara masing-masing. Setiap pasangan memilih cara masing-masing untuk menghibur diri mereka sendiri. Kesibukan tersebut juga digunakan sebagai alasan untuk menghindar dari keributan yang terus terjadi dirumah. Sehingga pasangan merasa perlunya melakukan aktivitas lain diluar rumah.

Berkurangnya perhatian keluarga yang diberikan kepada anak juga menjadi tanda-tanda awal bukan main buruknya hubungan antar pasangan. Dampaknya, banyak aktivitas dan waktu yang dihabiskan anak tanpa perhatian orangtua.

Meningkatnya pertengkaran-pertengkaran yang terus terjadi dalam rumah tangga. Seakan tidak pernah habis, setiap pasangan mulai mencari kelemahan pasangannya untuk digunakan sebagai penyerangan karakter. Pasangan mulai berbicara dengan intonasi tinggi dan ingin didengarkan oleh pasangannya. Pada tahap selanjutnya, kadang ditandai dengan kekerasan secara fisik. (Sumber: perempuan.com)

h1

Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia

March 25, 2008

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur. Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.

Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun. Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.

Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik. Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam pelajaran. Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno. Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.

Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan. Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.
Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.

Pengorbanan yang dianggap benar.

Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan-lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini. Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.
Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia. Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik! Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ? Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata begitu sama ayah.

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka. Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya. Yang kamu inginkan ?

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya; Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya, Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya. Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.
Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.

Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu. Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?

Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa menemaniku ujar suamiku. Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya. Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku. Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut.
Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.

Jalan kebahagiaan

Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja buku. Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar kebutuhanku. Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar. Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh. Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki. Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup. Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota.

Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.

Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.

Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia.
Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.

Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur. Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua!
Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

(author unknow)

h1

Agar Tak Sekadar Menjadi Ide Belaka

February 18, 2008

egop2007big.jpg

Dari sekian banyak buku yang berbicara mengenai “entrepreneurship”, jarang sekali yang buku tersebut disusun oleh pelaku bisnisnya sendiri. Sehingga lebih cenderung menceritakan “teori” dibanding faktanya. Walaupun ada, pengarangnya kebanyakan adalah pelaku bisnis diluar sana yang dirasa berbeda dari sisi kultur maupun situasinya. Sebut saja buku karangan Donald Trump yang menceritakan cara “How to become like Him”. Ah, memang Pak Donald itu orang yang sukses. Tapi untuk apa itu semua kalau harus ditukar dengan kehidupan. Ada satu hal yang saya rasa kurang berkenan disini. Mungkin dia adalah CEO yang hebat. Tapi jangan bicara “hebat” bila faktanya memimpin keluarga saja tidak becus. Jadi ada baiknya bila pengarangnya adalah dari satu rumpun dengan kultur dan situasi yang sama. Namun di Indonesia ini sangat jarang terdapat buku yang menceritakan “Jalan Hidup Menjadi Sukses dengan menjadi Pengusaha” versi tanah air dengan pelaku yang juga orang Indonesia. Walaupun ada, lebih banyak dari sisi lika-liku politik. Mungkin hal ini disebabkan karena para pengusaha Indonesia tidak banyak punya waktu khusus untuk menulis dan berbagi kisah, pengalaman, dan gagasannya dalam sebuah buku. Tapi beruntung, saya menemukan beberapa buku bagus yang salah satunya adalah karangan Sony Sugema. Buku seharga tidak lebih dari 25.000 rupiah saja namun memiliki nilai ilmu jutaan kali daripada label harganya. Buku yang menceritakan “susah payah”-nya seorang manusia untuk meniti kesuksesan financial. Dan kebetulan si pengarang adalah salah satu pengusaha juga.

Pengusaha yang namanya identik dengan lembaga bimbingan belajar ini berhasil meluncurkan buku saku yang berusaha menyakinkan semua orang untuk menghidupkan potensi “Pemimpin Usaha” yang sukses. Sony menegaskan, tidak diperlukan bakat dalam hal ini. Dan menurut saya lebih identik dengan pemikiran para pelaku pedagang cina glodok dimana yang dibutuhkan hanyalah keinginan dan tekad untuk memulai mimpi. Dan berani membayar “harganya”. Dengan kata lain, berani bermain dengan resiko. Membuang jauh “kemapanan situasi aman” untuk sementara demi mewujudkan mimpi. Mirip halnya seperti Jun Matsumoto dalam resensi film BAMBINO yang pernah saya tuliskan.

Bicara bisnis, sony secara tegas berkata bukan hanya bicara tentang angka, analisa pasar, prediksi keuangan kompleks, maupun analisa-analisa management canggih lainnya. Juga tidak berbicara mengenai rumitnya administrasi atas izin usaha, pajak, kurangnya koneksi, networking atau kolusi. Bukan pula perhitungan mengenai hari baik, feng-sui atau perhitungan2 semacam itu. Bukan itu “Roh” berbisnis. Bicara bisnis artinya kita bicara MENTAL! mental yang berani untuk rugi, mental yang berani untuk mewujudkan mimpi dengan modal dari “0″, berani untuk jatuh bangun, bekerja keras, belajar tanpa batas dan bahkan berani membuang waktu luang untuk diri sendiri dan keluarga untuk beberapa saat. Saya jadi teringat bagai orang tua dan mertua saya yang memulai bisnis tanpa memiliki sistem pembukuan kompleks nan canggih. Tapi mampu menghafal every single stock unit cost that they have in their mind!. Bagaimana mereka memulai usahanya dengan semuanya yang serba.. “0″ alias Zero. Baik itu modal, maupun keahlian.

Dalam buku ini diawali dengan pemaparan siapa itu seorang “Sony Sugema MBA”, dan bagaimana dia mengawali bisnisnya yang kini telah tersebar di seluruh Indonesia. Dimana dia bercerita akan satu hal yang membuat dia mengawali seluruh sukses bisnisnya, yaitu mimpi. Mimpi yang bukan berupa wangsit atau hasil kita ziarah2 ke berbagai macam kuburan atau semacamnya, tetapi mimpi “anak-anak” yang berkeinginan untuk mencapai cita-cita tertentu. Menurutnya, kemampuan kita untuk bermimpi menunjukkan seberapa besar keinginan kita untuk membuat masa depan yang lebih baik dari sekarang. Ini mengingatkan saya pada suatu quote sir T. Alfa Edison sang penemu lampu “Bukankah dunia ini pun dibangun di atas mimpi-mimpi?”

Setelah mimpi dipunya, jangan berhenti sampai disitu. Kita perlu melanjutkannya dengan kerja keras. Siap bekerja keras tidak terbatas hanya pada fisik, tapi juga mental. Kita harus siap menderita, tabah menghadapi kegagalan, dan sabar menunggu kesuksesan. Dalam banyak hal, bekerja keras pada intinya berpaku pada kekokohan tembok tekad dan komitmen. Dimana keberanian menjadi pondasi dasarnya.

Kombinasi kisah nyata pemaparan filosofi si penulis dengan contoh nyata yang dialaminya selama perjalanannya membangun bisnisnya menjadikan buku ini layak untuk mengisi koleksi saya. Selain mudah dicerna, simple dan ringkas, buku ini pun tidak banyak menggunakan istilah2 ekonomi canggih yang kadang membuat kita harus membuka-buka kamus.

Dan setelah anda membaca buku ini, jangan heran kalau di relung hati anda tiba-tiba bertanya kepada anda “Have you got any gut to change your life?”

h1

Pohon dan Daun

November 19, 2007

“A Nice and yet a touch full story”

POHON

Alasan mengapa orang2 memanggilku “Pohon” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Selama ini aku telah menjalin hubungan dengan 5 orang wanita.

Ada satu wanita yang aku sangat cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dsb, dia sangat peduli dengan orang lain, tetapi dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang polos dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.
Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku merasa dia adalah “sahabatku”, bahwa aku akan memilikinya sampai kapanpun dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tahu aku mengejar gadis2
lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.

Ketika aku mencium pasanganku yang kedua, dan terlihat olehnya, dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata “lanjutkan saja” dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak … dan merah …. Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, tapi setelah itu aku tertawa dengannya seharian.

Pasanganku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pasanganku saat itu. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pasangaku. Esoknya dia
masih dapat tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.

Ketika aku putus dengan pasanganku yang ke 5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali dia juga punya sesuatu yang ingin dia katakan pada ku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pasanganku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.

Aku tak mampu mem perlihatkan betapa sakit hatiku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa. Air mata mengalir dan aku jatuh menangis,
seperti saat dia menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya selama ini.

Beberapa hari kemudian aku menerima sebuah catatan di tasku, tertanggal 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis, berbunyi…

“Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal ?”

DAUN

Selama ini aku suka mengoleksi daun2,&n! bsp; kenapa? Karena aku merasa bahwa daun, untuk meninggalkan pohon yang ditinggalinya selama ini membutuhkan banyak kekuatan.

Selama 3 thn terakhir aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai kekasih tapi “sahabat”. Tapi ketika dia mempunyai pasangan untuk yang pertama kalinya, Aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya – CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa
digambarkan dengan menggunakan Lemon.

Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.

Aku menyukainya dan aku tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya lebih dulu untuk melangkah?

Ketika dia punya pasangan yang baru (lagi), hatiku! selalu sakit. Waktuterus berjalan dan berjalan, hatiku masih sakit. Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik diluar perlakuannya hanya untuk seorang teman?
Menyukai seseorang memang sangat menyusahkan hati. Aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku, seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?Diluar itu, aku mau tetap disampingnya, memberiknya perhatian,menemaninya, dan mencintai dia tentunya. Berharap, bahwa suatu hari, dia
akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telphone setiap malam dan berharap suaranya ada disana. Aku tahu sesibuk apapun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku.

Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu. Luka, sakit hati, dan dilema yang menemaniku selama 3 tahun.

Suatu ketika aku mulai merasakan kehadiran seorang pria, seorang pria yang selama ini mengejarku tanpa lelah. Setelah penolakan2 yang aku tunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil dihatiku.

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan angin ini ruang yang kecil di hatiku. Tapi biarlah ruangan ini menjadi miliknya.

Aku tahu Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik. Akhirnya, aku meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.

“Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk
tinggal”

ANGIN

Aku menyukai seorang gadis bernama Daun. Karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat. Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kali melihatnya, aku melihat seseorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2 nya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya. Namun ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya.

Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka memperhatikan Pohon. Jika satu hari dia tdk tampak, aku pasti merasakan kehilangan.

Suatu hari aku melihat Daun sendirian, menangis. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan.Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon. Aku melihat ke arahnya dengan
kata2 tersebut. Namun seiring waktu, dengan pelan dia mulai berbicara padaku dan menerima kehadiranku atau telephonku.

Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukai aku. Selama 4 bln, Aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya. Setiap kali itu pula dia berusaha mengalihkan pembicaraan …. tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi kekasihku.

Suatu hari di telephone aku bertanya,” apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?”, dia ! berkata, “aku menengadahkan kepalaku”. “Ah?” Aku tidak percaya apa yang aku dengar. “Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak. Aku meletakkan telp, berpakaian dan berlari ke tempatnya, dan dia membuka pintu. Aku memeluknya erat2.

“Daun terbang karena tiupan Angin,
atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal”.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.